Komunitas Ibu-ibu Hamil

Standar

Kosan yang Rame

Saya mempunyai cerita yang lumayan menarik menurut saya, di dekat kosan, yang letaknya di sebuah kota kecil, kosan ini terbilag rame di banding dengan kosan-kosan yang lain, apa sebabnya? Karna setiap hari baik itu pagi hari, siang hari, sampai sore hari selain penduduk kosan yang lagi pada nongkrong di warung Teh Ade ada pula ibu-ibu yang lagi ngerumpi entah apa yang mereka lakukan yang penting saya lihat mereka prutnya pada gendut-gendut semua, ada lima orang yang buncit perutnya, termasuk Teh Ade itu, tapi tidak sekedar buncit yang mungkin menandakan orang terlalu banyak makan, akan tetapi mungkin kekenyangan sesuatu sehingga mengakibatkan perutnya pada gede atau gendut ini tidak ada lain mereka lagi berbadan dua alias hamil, mereka seperti telah sehati, satu ngumpul pasti tidak akan lama lagi yang lain juga pada berdatangan menghampiri temannya yang sudah nongkrong. Beraneka ragam umur kandungannya, dari muali empat bulan, sampai delapan bulan.

Di hari libur mereka pada sepakat untuk mengadakan acara seperti: Metis/ngarujak, bikin nasi liwet, bikin cilok, bikin gorengan, bikin lumpiah, bikin seblak/keripik pedas dll ah pokonya walau pun kuliya saya libur tetapi tidak sepi karna segerombolan ibu-ibu gendut seakan memecahkan sepi. Dan yang penting kelebihan buat saya yaitu bisa mencicipi makanannya, hehe….lumayan buat menghemat resiko, tapi terkadang kalau ada rizki sayapun ikut iuran untuk membeli bahannya. Hubungan mereka terbilang sangat erat Bahkan mereka seakan akan tidak ingin terpisahkan satu sama lainnya karna hamper tiap waktu mereka berkumpul, mungkin karna tempat satu samalainnya berdekatan hanya terhalang oleh tembok dan gang memudahkan merekan berkumpul setiap waktu, di seuatu waktu saya penasaran akan obrolan mereka yang sangat serius dan penuh canda tawa, eeh mereka membahas tentang sebuah kejadian yang di alaminya ketika memperoses sesuatu, ah dasar ibu-ibu.

Rasa lelah dan letih yang saya rasakan seharian menimba ilmu terasa fitt kembali setelah melihat gelintiran perut yang semakin hari, semakin pada buncit/gede, candaan dan tawaan yang terdengar riang gembira tiap sore pada berkumpul di sebuah warung samping kosan, mereka kelihatan seperti tidak ada beban hidup walau kenyataannya lagi mengais beban/badan dua itu  semua mereka rasakan sebuah bumbu kehidupan yang melejatkan, dan menambah aroma sosialisasi.

Kemana suaminya ya? Memang mayoritas dari kelima ibu hamil itu suaminya mencari nafkah guna untuk menghidupi keluarganya, ada yang kerja di Prusahaan, ada yang swasta, ada yang jadi pedagang dll, dan saya pantau mereka itu bukan asli penduduk di sini tetapi mereka cuma mengikuti para suaminya yang kerja di kota ini. Ya mudah-mudahan semua dikaruniai anak yang soleh dan solehah, berbakti pada keluargana yang telah memperjuangkan mereka, dan menjadi tuntunan/calon orang-orang yang berguna bagi bangsa dan negara. Amiin..

Tifs untuk Ibu Hamil

  1. Jaga pola makan (empat sehat lima sempurna)
  2. Jangan lupa minum yang cukup untuk menghindari degidrasi
  3. Jaga pola tidur/istirahat yang cukup
  4. Usahakan menyempatkan diri untuk olahraga ringan
  5. Hinderi factor pendorong stress
  6. Memperbanyak berdoa dan untuk agama Islam perbayak membaca Al Quran.

About kankasep

Namaku mungkin sudah Populer di Wewengkon/Tatar Sunda yaitu sebuah ciri has orang sunda Asep, hehe...Entah kenapa orangtua ku memberikan sebuah nama Asep, padahal ku cih maunya Nama yang bagus...seperti Primus, atau Ariwibowo, Andilau, Brusly, heheh...tu kan bintang filem.... tapi gak apa-apa lah Asep juga, asalkan bermanfaat bagi semua Masyarakat hasil karyaku dan kreatifitasku. Tapi kalua di lihat dari Bahasa Arab nama Asep itu berawal dari Kata Saepun, yang artinya Pedang....hehe...bagus kan, ya mudah-mudahan ku berharap dari paedah nama itu menjadikan sebuah jembata untuk meneruskan ilmuan di masa yang akan datang. dan sekarang masih kuliya di sebuah institut di Kota Kembang, ngambil jurusan Animasi..doani y moga lancar....AMIIIN...!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s